Padang Pariaman Banjir, Anggota DPRD ke Yogyakarta: Ada Apa?

Bencana banjir bandang di Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyisakan duka mendalam. Di tengah situasi yang memilukan, dengan banyak korban jiwa dan pengungsi, serta kerusakan infrastruktur yang parah, tindakan sejumlah anggota DPRD setempat justru menuai kritik. Mereka melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta. Keputusan ini dinilai tidak sensitif dan mengundang keprihatinan banyak pihak. Kunjungan kerja tersebut dilakukan saat masyarakat Padang Pariaman sangat membutuhkan bantuan dan kehadiran wakil rakyat di tengah kesulitan. Keputusan ini memicu pertanyaan tentang prioritas dan kepekaan para wakil rakyat terhadap penderitaan warga yang mereka wakili. Banjir bandang telah menyebabkan kerugian besar, mulai dari hilangnya nyawa, kerusakan rumah, hingga lumpuhnya sektor pertanian. Upaya penyelamatan dan pemulihan seharusnya menjadi fokus utama.

Dampak Bencana Banjir Bandang di Padang Pariaman

Banjir bandang di Padang Pariaman telah menyebabkan dampak yang sangat signifikan. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat menunjukkan adanya korban jiwa, dengan tujuh orang meninggal dunia. Selain itu, terdapat satu orang hilang dan sebelas orang luka-luka. Tragedi ini juga diperparah dengan penemuan 26 jenazah yang diduga merupakan korban banjir bandang di aliran sungai. Kerusakan juga meluas pada infrastruktur. Terdapat 21 unit rumah rusak berat, 22 rusak sedang, dan 15 rusak ringan. Sebanyak 25 rumah terendam dan 36 hanyut. Sektor pertanian pun tak luput dari dampak buruk banjir, dengan 612 hektare sawah dan 166 hektare ladang mengalami kerusakan. Infrastruktur publik seperti fasilitas pendidikan, tempat ibadah, irigasi, jembatan, dan jalan juga turut terdampak.

Kerusakan Infrastruktur dan Kerugian Ekonomi

Kerusakan infrastruktur menjadi salah satu dampak yang paling merugikan. Kerusakan pada fasilitas pendidikan dan tempat ibadah akan mengganggu aktivitas belajar mengajar dan kegiatan keagamaan masyarakat. Rusaknya irigasi, jembatan, dan jalan akan menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Kerugian ekonomi akibat kerusakan infrastruktur dan sektor pertanian sangat besar. Kerusakan pada sawah dan ladang akan berdampak pada produksi pangan dan pendapatan petani. Kerusakan pada infrastruktur akan memerlukan biaya besar untuk perbaikan dan pemulihan.

Kunjungan Kerja DPRD di Tengah Bencana: Sorotan Publik

Kunjungan kerja yang dilakukan oleh anggota DPRD Padang Pariaman ke Yogyakarta di tengah situasi bencana banjir bandang menuai banyak kritik. Keputusan ini dianggap tidak tepat waktu dan kurang peka terhadap penderitaan warga. Masyarakat menilai bahwa para wakil rakyat seharusnya lebih fokus pada penanganan bencana dan membantu masyarakat yang terdampak. Kunjungan kerja ke Yogyakarta dianggap sebagai prioritas yang salah di saat masyarakat membutuhkan bantuan dan dukungan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang komitmen para wakil rakyat terhadap tugas dan tanggung jawab mereka. Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, beralasan bahwa kunjungan tersebut dilakukan setelah anggota dewan turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk membantu korban banjir. Namun, penjelasan ini tidak sepenuhnya meredakan kritik yang ada.

Pembelaan dan Penjelasan dari Pihak DPRD

Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, menjelaskan bahwa kunjungan ke Sleman dilakukan oleh Komisi I dan Komisi IV. Ia mengklaim bahwa sebelum kunjungan, anggota DPRD telah turun ke dapil masing-masing untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir. Aprinaldi juga menjelaskan bahwa ada anggota DPRD yang dapilnya tidak terkena bencana. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Sleman, Rohmiyanto, menjelaskan bahwa permohonan kunjungan dari dua komisi DPRD Padang Pariaman diajukan pada waktu yang berbeda. Komisi I mengajukan permohonan pada 18 November 2025, sementara Komisi IV mengajukan pada 28 November 2025. Para wakil rakyat tersebut direncanakan berada di Sleman hingga 6 Desember 2025.

Ajeg Furniture

Beli Furniture Gak Perlu Jauh-Jauh, Ada Ajeg Furniture!

Buat warga Jogja dan sekitarnya, kalo nyari furniture berkualitas, harga bersahabat, ya ke Ajeg aja. Banyak promo, bonus, dan diskon tiap minggu 💸

Dari kursi sampai lemari, semua ada — lokal pride, kualitas global.

Total
0
Shares
Related Posts