Teriakan Gagalkan Aksi Curanmor Residivis di Sleman: Sudah 4 Kali Masuk Penjara!

Teriakan Gagalkan Aksi Curanmor Residivis di Sleman: Sudah 4 Kali Masuk Penjara!

Malam di Gamping, Sleman, berubah mencekam ketika suara gaduh dari sebuah ruko memecah keheningan. Kejadian ini mengungkap aksi gagal pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh seorang residivis bernama AS (34). AS, warga Banyuraden, Gamping, kembali berurusan dengan hukum setelah mencoba mengambil sepeda motor Honda Beat yang terparkir di dalam ruko. Aksi ini terjadi pada Rabu malam, 24 September 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Upaya pencurian ini digagalkan oleh teriakan korban yang memergoki pelaku sudah berada di atas motornya. AS, yang telah empat kali masuk penjara karena berbagai kasus kejahatan, kini kembali harus berurusan dengan pihak berwajib. Penangkapan dilakukan pada Kamis, 9 Oktober 2025, di Mapolsek Gamping.

Kronologi Kejadian Pencurian Motor di Gamping

Kejadian bermula ketika korban, yang berada di dalam ruko, mendengar suara mencurigakan dari rolling door. Kecurigaan korban mendorongnya untuk segera keluar dan memeriksa. Di luar, ia mendapati AS sudah di atas motor Honda Beat miliknya, bersiap untuk melarikan diri. Tanpa ragu, korban berteriak maling, yang seketika membuat rencana AS berantakan. Reaksi cepat korban ini menjadi kunci utama dalam menggagalkan aksi pencurian tersebut. Pelaku panik dan terkejut, langsung melompat dari motor dan memilih kabur, meninggalkan barang bukti di lokasi kejadian. Upaya pelarian AS tidak berhasil. Kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku.

Upaya Pelarian Pelaku Curanmor

Setelah gagal menjalankan aksinya, AS berusaha melarikan diri ke arah selatan. Namun, pelariannya tidak berlangsung lama. Tim dari Polsek Gamping yang menerima laporan dengan sigap melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Kecepatan informasi dan respons cepat dari pihak kepolisian berhasil menggagalkan upaya pelarian AS. Ia berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti. Penangkapan ini menjadi bukti efektivitas kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan.

Riwayat Kriminal AS: Jejak Kasus dan Hukuman

Penangkapan AS mengungkap catatan kriminal yang cukup panjang. AS ternyata adalah seorang residivis, yang sudah beberapa kali berurusan dengan hukum. Berikut adalah catatan kejahatan AS:

  • 2017: Pencurian laptop
  • 2019: Pencurian burung
  • 2021: Penadah barang curian
  • 2022: Terlibat kasus pengeroyokan

Riwayat kriminal AS menunjukkan pola kejahatan yang berulang. Penangkapan kali ini menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan. Tindakan AS yang mencoba melakukan pencurian motor ini semakin menambah panjang daftar catatan kriminalnya.

Ajeg Furniture

Beli Furniture Gak Perlu Jauh-Jauh, Ada Ajeg Furniture!

Buat warga Jogja dan sekitarnya, kalo nyari furniture berkualitas, harga bersahabat, ya ke Ajeg aja. Banyak promo, bonus, dan diskon tiap minggu 💸

Dari kursi sampai lemari, semua ada — lokal pride, kualitas global.

Total
0
Shares
Related Posts